Ketentuan Aqiqah yang Harus Diketahui Sebelum Mengamalkannya, Simak ya!!

Makna Aqiqah dan Perbedaannya dengan Qurban

Aqiqah merupakan bahasa Arab yang artinya “memotong”. Kata sebagian ulama’ memotong ini dapat berarti memotong hewan atau mencukur rambut bayi. Kata Abu Ubaidah, aqiqah berasal dari kosa kata Arab yang berarti bulu/ rambut.

Adapun pengertian aqiqah menurut istilah merupakan kegiatan menyembelih hewan sebagai bentuk rasa syukur terhadap lahirnya anak (laki-laki atau perempuan) yang disertai dengan pencukuran rambut bayi. Sunnahnya dilakukan pada hari ketujuh.

Aqiqah berbeda dengan kurban. Begitu banyak perbedaan antara aqiqah dan kurban yang saya dapatkan disini. Misalnya seperti: aqiqah harus domba/kambing, sedangkan kurban boleh domba, sapi, onta atau kerbau. Daging aqiqah bisa diberikan kepada siapa juga, sedangkan daging kurban hanya diberikan pada fakir miskin dan yatim piatu. Aqiqah diselenggarakan sekali seumur hidup, sedangkan qurban boleh setiap tahun. Dan lain sebagainya, lebih lengkapnya buka artikel tersebut.

Hukum Aqiqah

Aqiqah merupakan suatu hak anak. Para alim pun telah menyepakati bahwa aqiqah ada dalam syariat Islam. Kalaupun terdapat khilafiah dalam pelaksanaannya, itu merupakan hal yang dimaklumi.
Kebanyakan ulama’ menyepakati hukum aqiqah adalah sunnah mu’akad. Yaitu sunnah yang hampir menyamai wajib. Maksudnya muslim yang telah mampu secara keuangan, hukum aqiqah bisa menjadi wajib. Tetapi kalau dia belum mampu melakukannya tidak berdosa.

Waktu Pelaksanaan Aqiqah

Waktu pelaksanaan aqiqah yang ter baik yakni pada hari ke-7 pasca kelahiran anak. Tetepi jika tidak memungkinkan melaksanakan pada hari tersebut, maka boleh diganti di hari ke 14, 21 atau hari-hari setelahnya.
Gimana bila diaqiqahi pada waktu sudah dewasa? Jawabnya sangat boleh.

Cara Menyembelih Hewan Aqiqah

Pada bagian ini kita akan mengkaji mengenai cara membunuh hewan aqiqah dengan benar. Mengapa musti tahu caranya? Tentu saja supaya aqiqah yang kita selengkarakan itu benar-benar dapat diterima oleh Allah SWT & tak menyiksa hewan yang dibunuh, seperti yang dilakukan oleh jasa aqiqah depok.

1. Kambing dimatikan dengan nama Allah. Maka orang yang menyembelih hewan aqiqah juga tak boleh ngawur. Dia harus mengetahui cara menyembelih secara benar menurut islam.

2. Berbuat baik terhadap hewan yang akan disembelih. Perihal ini sudah diuraikan secara panjang lebar oleh kalangan ulama’, salah satunya pada syarah hadist arbain ke 17, yakni berlaku ihsan.
Contoh berlaku baik pada hewan sebelihan:
– Mengasah pisau sembelihan domba.
– Berbuat lembut pada domba sebelum disembelih.
– Tidak membuat hewan takut, misalnya dengan memotong domba di depan kambing-kambing lainnya, itu tidak benar.

3. Disunnahkan menghadapkan domba ke arah kiblat.

Itulah sedikit pengetahuan dasar tentang aqiqah yang dapat saya bagikan. Masih banyak hal lain yang hendaknya dikaji. Jangan berhenti untuk bertanya dan mencari jawaban.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *